Islam melarang bertaqlid

Islam melarang bertaqlid merupakan faktor ketiga dari 6 faktor yang menimbulkan kebudayaan Islam setelah faktor kedua yaitu Islam menghargai ilmu dan orang berilmu. Kebalikan dari keduanya adalah bahwa Islam menentang terhadap taqlid. Taqlid adalah menerima dan mengikuti sesuatu dengan membabi buta dan tanpa penyelidikan terlebih dahulu tentang kebenarannya.

Allah menegaskan dalam firmannya pada Surat Al Isra' ayat 36, yang bunyinya sebagai berikut:
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

Dengan perintah berpikir dan larangan bertaqlid ini berarti Islam mengajarkan kepada ummatnya untuk berpikir secara kritis dan menerima sesuatu dengan penuh kesadaran yang bisa dipertanggungjawabkan.

Demikian penjelasan mengapa Islam melarang bertaqlid. Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa umat Islam jangan sampai mudah terhasut, dibakar tanpa api dengan kata-kata atau kalimat dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Karena hanya dari kata/kalimat tersebut dapat menimbulkan akibat yang jauh lebih parah dari pada hanya sebuah katanya sendiri.

Faktor yang ke empat: Islam menganjurkan berinisiatif
Advertisement
Islam melarang bertaqlid