Islam menghargai ilmu dan orang berilmu

Islam menghargai ilmu dan orang berilmu - Seperti telah dibahas pada faktor yang menimbulkan kebudayaan Islam sebelumnya yaitu Islam menghargai akal, faktor yang ke-2 adalah Islam menghargai ilmu dan orang yang berilmu. Telah kita ketahui bersama bahwa ilmu pengetahuan sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia, karenanya dalam agama Islam diajarkan agar kita menghargai ilmu dan orang yang berilmu, tentunya yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Dalam Al Quran banyak yang memperbincangkan tentang matahari, bulan, malam, siang, bumi dan seluruh isinya, langit dan bintang, laut beserta isinya, binatang, gunung, bahkan manusia sendiri. Semuanya itu mendorong manusia untuk memikirkannya, menyelidikinya, dan menjadikan suatu ilmu pengetahuan yang dapat diambil manfaatnya bagi kehidupan manusia.

Selanjutnya, ayat yang pertama kali turun (surat Al Alaq) sudah menunjukkan bahwa Islam menganjurkan kepada pembaca. Dengan modal pandai membaca, manusia dapat menyauk ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Sedangkan orang yang berilmu pengetahuan itulah yang akan mendapatkan kedudukan (martabat) yang tinggi, baik di sisi manusia maupun di sisi Allah swt.

Firman Allah tentang Ilmu

Allah berfirman dalam Surat Al-Mujadilah ayat 11 yang berbunyi sebagai berikut:
Artinya: Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Dan Raulullah saw bersabda: "Menuntut ilmu itu wajib atas tiap-tiap muslim". Hadits riwayat Ibnu 'Adi dan Baihaqi dari Anas (Al Jami'us Shaghir: 194).

Oleh karena adanya ayat-ayat dan hadits-hadits yang menyatakan penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan orang yang berilmu, maka timbullah dalam diri orang-orang muslim aktifitas untuk menuntut dan mengembangkan ilmu pengetahuan dalam segala macam bidang.

Itulah faktor yang menimbulkan kebudayaan Islam yang kedua (Islam menghargai ilmu dan orang yang berilmu), semoga menambah wawasan kita mendalami agama Islam. Pembahasan selanjutnya faktor yang ketiga: Islam melarang bertaqlid
Advertisement
Islam menghargai ilmu dan orang berilmu