Perbedaan kebudayaan dan dinul Islam

Perbedaan kebudayaan dan dinul Islam - Untuk memperbandingkan antara kebudayaan dan Islam, maka perlu diungkapkan kembali pengertian daripada kedua istilah tersebut:
  • Kebudayaan adalah manifestasi atau penjelmaan dari kerja jiwa manusia dalam arti yang seluas-luasnya.
  • Islam atau Dinul Islam ialah din Allah yang dibawa dan disampaikan oleh Nabi Muhammad saw. untuk menjadi petunjuk dan pedoman hidup bagi seluruh umat manusia agar supaya selamat dalam mengarungi lautan hidup dan kehidupan di dunia ini serta bahagia hidup di akhirat nanti.
Dari memperbandingkan kedua istilah tersebut, nyata sekali perbedaan antara kebudayaan dan Dinul Islam itu adalah: kebudayaan adalah ciptaan manusia, sedangkan Dinul Islam adalah ciptaan Allah swt. Dinul Islam bukan kebudayaan, tetapi kebudayaan terdapat dalam Dinul Islam.

Malah jika diperhatikan secara lebih seksama, ajaran-ajaran Islam secara menyeluruh, dan faktor-faktor intern yang mendorong terbentukya kebudayaan Islam sebagaimana yang telah dikemukakan pada bagian pada bagian yang lalu (baca kembali: 6 faktor yang menimbulkan kebudayaan Islam), maka jelaslah bahwa Islam dan dinul Islam itu sumber dan pencipta kebudayaan yang murni: Islam itu melahirkan kebudayaan yang sebesar-besarnya sesuai dengan fitrah manusia yang suci itu.

Menurut fitrahnya, sejak lahir manusia itu sudah mengakui adanya Allah Yang Maha Esa. Keyakinan tauhid yang demikian itu akan mengarahkan setiap tingkah laku orang-orang mukmin kepada hal-hal yang positif. Manusia yang percaya kepada Allah (dalam arti yang sesungguhnya) akan selalu melahirkan perbuatan-perbuatan yang baik yang sesuai dengan tuntunan ajaran-Nya.

Kebudayaan adalah merupakan produk dari kerja jiwa manusia. Jiwa manusia mukmin akan selalu melahirkan cipta budaya yang sesuai dengan keyakinan tauhid yang dianutnya itu. Kebudayaan yang diciptakan oleh manusia mukmin tidak terlepas dari keyakinannya kepada Allah swt.

Oleh sebab itulah maka dikatakan bahwa Islam adalah sumber kebudayaan: bahwa Islam menciptakan dan melahirkan kebudayaan yang murni, yakni kebudayaan yang berdasarkan ajaran tauhid.

Perbedaan kebudayaan dan dinul Islam telah dijelaskan di atas meskipun secara sekilas, semoga menjadikan tambahan pengetahuan agama Islam.
Advertisement
Perbedaan kebudayaan dan dinul Islam